image1 image2 image3

HELLO I'M RISDA C UTAMI|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|THE STORY OF MY LIFE

How was it started and how is it going right now? (edisi Love Story)


Tepat akhir tahun lalu saya membalikan kebiasan saya dalam hal mencari teman dekat, kali ini saya mengejar apa yang saya inginkan dalam hal perasaan. Walau pun saya terus menerus berulang kali menanyakan apa saya benar-benar menginginkannya atau tidak? Kembali berkomitmen menyayangi seseorang itu tidak mudah bagi saya. Karena beberapa hal yang telah saya alami.

Dia sangat berbeda dengan saya, jauh-jauh sekali berbeda. Dari karakter, hobi, pergaulan bahkan masa lalu. Dia benar-benar anak yang sangat pemalu dan baik. Tidak banyak bicara namun pemikir kuat, ya itu kesan yang saya dapatkan hingga saya penasaran dan tertarik untuk dekat. Saya memulai beberapa percakapan hingga akhirnya saya bisa lebih dekat dari biasanya. Dan akhirnya dia pun jujur dengan perasaanya, saya bingung apa yang harus saya jawab, karena saya masih bertanya-tanya dengan perasaan saya yang mirip puzzle dan teka-teki silang. Saat itu saya hanya bisa jujur bahwa saya tertarik dengan dia namun saya rasa lebih baik untuk menjalani open relationships. 

Bingungkan maksudnya apa? 

Jadi dimana hubungan nya tidak ada kekangan satu sama lain tidak ada aturan layaknya hubungan pacaran dengan di landaskan perasaan jujur but not romantic relationships. Dan dalam hubungan ini kita harus lapang hati untuk mengikhlaskan kemungkinan buruk yang terjadi seperti hubungan tidak sesuai ke inginan atau salah satunya menemukan sosok lain. Menurut saya open relationships ini sangat nyaman. Bukan karena saya menginginkan kebebasan dengan orang lain atau hanya untuk mempermainkan perasaan. Tapi ini cukup bagus untuk psikologis saya saat itu, saya tidak terlalu berharap banyak dengan hubungan tidak perlu pula takut kehilangan.

Hampir 4 bulan ya kurang lebih, hubungan open relationships ini berjalan. ya seperti saya sebutkan di atas, perasaan saya yang sangat teka-teki ini  merasa saya butuh komunikasi secara intens karena saya rasa itu membuat saya lebih baik. Namun dengan berjalannya waktu saya lebih berpikir untuk menginginkannya, menariknya untuk masuk lebih dalam ke kehidupan saya.. Ya lebih tepatnya ke dalam dunia saya. Tapi saya selalu memberikanya peluang untuk memilih tetap bersama saya atau segera ambil langkah menepi agar tidak tertarik kedalam dunia saya.

Dunia saya seperti apa ? heem saya akan sisipkan fantasi saya.. mari berfantasi
caution : paragraph di bawah akan membuat kepala anda pening dan gigi anda cenat-cenut.

Dunia saya kadang penuh dengan awan gula serta pelangi  dan kuda-kuda unicorn yang berlarian. Di sekitarnya terdapat rumah-rumah permen di dalamnya tinggal si cookieman yang memiliki sisi nakal yang dapat mempreteli dirimu ketika berada didalamnya. Serta nampak pula beberapa rumah yang memiliki taman labirin yang penuh dengan permainan teka-teki perasaan. Tapi jauh di tengah dunia itu ada landmark runtuh yang ingin kembali di bangun dengan harpan-harapan baru. Berharap tidak dibangun dari pondasi permen.. 

Masih bingung membayangkannya ? ya .. saya juga cukup bingung memilih kata untuk mendeskripsikannya, secara kasarnya diri saya itu tidak sebaik dan sempurna apa yang terlihat. (Terkadang angel terkadang devil  tapi jauh di dalam nurani saya, saya ingin memiliki pendirian yang kuat dan lebih straight  untuk hidup yang lebih baik.)

Apakah dia sanggup? 

Sejauh ini dia bilang berusaha untuk lapang dada dengan masa lalu saya berusaha menjadi yang terbaik buat saya.. berusaha selalu ada untuk saya.. kemudian saya gunakan itu sebagai pondasi awal Landmark.

Dan seiring jarum jam yang terus berputar ke arah kanan dan pikiran manusia yang sangat dinamis, hubungan ini tak selamanya berjalan mulus. Kita diterpa beberapa pemikiran dan beberapa aturan. Bukan saya tidak suka dengan pemikiran dan aturan hanya saja kadang membuat perasaan saya berada di dalam permainan taman labirin yang penuh dengan permainan teka-teki perasaan. Kadang kamu bisa bahagia sebahagianya dan kamu bisa merasa sedih. Terkadang bisa pula merasa bersalah bila dia terjebak di sisi nakal saya. Hal ini selalu membuat saya menyuruh dia berhenti membangun landmark bersama. Atau terkadang berpikir untuk memasukan dia dalam roket dan mendaratkan dia di dunia yang sesuai dengannya.

Tapi jauh di dalam perasaan saya, saya butuh dia. Padahal nyatanya saya tidak bisa setiap hari bertemu dia, aktivitas saya sehari hari tanpa dia. Harusnya mudah buat saya melepaskannya tapi. Ya .. lagi-lagi saya jatuh cinta dengan pria yang terjebak dalam hubungan LDR. Entah kenapa saat ini saya berpikir dia teman berdiskusi terbaik buat saya, walaupun landmark yang kita bikin ini baru pondasi tapi saya pikir kita punya desain bentuk yang sama. Hanya saja rasa egois saya mampu berpikir untuk membangun landmark sendiri , hidup sendiri, senang-sedih sendiri tapi hakikatnya two is better than one. Selagi kita punya harapan yang sama, banyak langkah untuk diupayakan  akan saya hancurkan rumah-rumah permen nakal dan berusaha menyelesaikan permainan taman labirin tanpa emosi.

Yang saya ambil dari cerita saya kali ini, kamu tidak bisa memaksa seseorang untuk betah menetap di duniamu dan kamu tidak bisa mengusir orang dengan seenaknya dari duniamu, yang harus kamu lakukan adalah memperbaiki duniamu agar lebih baik dan bermakna. Karena kamu hanya bisa memberikan value dari duniamu, so perbaiki value dirimu. Buat dirimu terlalu bernilai untuk didiami atau ditinggalkan.

Mungkin saya masih harus berjuang keras untuk menghancurkan kebiasan-kebiasan jelek dan tidak bermoral dari saya dan menggantikannya dengan kebiasaan dengan nilai yg lebih positif. 

Yaa jangan membiarkan rumah-rumah permen berdiri kokoh dan si cookieman  menjajah dunia. Cukup Biarkan awan gula yang bertebaran, pelangi yang melengkung dan unicorn yang berlari di padang rumputnya.


x

Share this:

CONVERSATION

2 komentar:

  1. Kebiasaan2 izda yang jelek dan tidak bermoral apa aja?

    *Pengen tau aja*

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha waduh jangan lah, alloh sudah baik menututup rapat keburukan ku :)

      Hapus